Beranda Quran 003 Ali Imran Surat Ali Imran Ayat 9: Arti per Kata dan Tafsir

Surat Ali Imran Ayat 9: Arti per Kata dan Tafsir

0
ali imran ayat 9

Surat Ali Imran Ayat 9 dan Artinya

رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.

< Ali Imran ayat 8Ali Imran ayat 10 >

Surat Ali Imran Ayat 9 Arti per Kata

Tuhankuرَبَّنَا
sesungguhnya Engkauإِنَّكَ
mengumpulkanجَامِعُ
manusiaالنَّاسِ
untuk hariلِيَوْمٍ
tidak adaلَا
keraguanرَيْبَ
padanyaفِيهِ
sesungguhnyaإِنَّ
Allahاللَّهَ
tidakلَا
Dia menyelisihiيُخْلِفُ
janjiالْمِيعَادَ

Baca juga: Ayat Kursi

Tafsir Surat Ali Imran Ayat 9

Tafsir Al-Muyassar

Mereka juga berdoa, “Wahai Tuhan Yang kami sembah, Pencipta kami, Pemberi rezki kami, Engkau akan menghimpun manusia pada hari mereka dihadapkan kepada-Mu, pada hari mereka datang kepada-Mu. Hari itu pasti terjadi, tidak disangsikan lagi. Engkau tidak akan mengingkari apa pun yang telah Engkau janjikan. Janji-Mu pasti terpenuhi, pertemuan dengan-Mu pasti terjadi, dan titah-Mu pasti terlaksana.”

Baca juga: Al Isra Ayat 32 Arti per Kata

Tafsir Jalalain

“Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau akan mengumpulkan manusia” menghimpun mereka “untuk suatu hari” maksudnya pada suatu hari “yang tak ada keraguan” atau kebimbangan “padanya” yakni hari kiamat, maka Engkau balas amal perbuatan mereka sebagaimana telah Engkau janjikan.

“Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.” Yakni janji-Nya tentang saat berbangkit. Di sini terdapat peralihan pembicaraan dan kemungkinan ia merupakan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adapun maksud dari doa seperti itu ialah untuk menyatakan bahwa pusat perhatian mereka ialah soal akhirat. Oleh sebab itulah mereka memohon agar tetap berada dalam hidayah atau petunjuk Allah hingga beroleh pahala.

Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan melalui Aisyah radhiyallahu ‘anha, katanya, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca ayat, ‘Dialah yang telah menurunkan kepadamu kitab, di antara isinya ialah ayat-ayat yang muhkamat…’ dan seterusnya lalu sabdanya, ‘Apabila kamu lihat orang-orang yang mengikuti ayat-ayat mutasyabihat mereka itulah yang disebutkan oleh Allah, maka waspadalah terhadap mereka.'”

Diriwayatkan pula oleh Thabrani dalam Al-Kabir melalui Abu Musa Al-Asyari, bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tidak ada yang aku khawatirkan terhadap umatku, kecuali tiga perkara yang di antaranya ialah akan dimudahkan bagi mereka mempelajari Al-Qur’an, tetapi orang mukmin mencari-cari takwil yang mutasyabihat. Padahal tidak ada yang tahu akan takwilnya itu kecuali Allah, sedangkan orang-orang yang mendalam ilmunya mengatakan, ‘Kami beriman padanya, semuanya dari sisi Tuhan kami dan tidaklah yang beroleh peringatan kecuali orang-orang yang berakal.'” (Hadis)

Tafsir Al-Wajiz

Wahai Tuhan Kami, Sesungguhnya Engkau akan mengumpulkan, membangkitkan, dan menghidupkan manusia untuk dibalas pada hari di mana tiada keraguan di dalamnya, yaitu hari kiamat. Sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji-Nya untuk membangkitkan dan menghisab.

Baca juga: An Nisa Ayat 59 Arti per Kata

Tafsir As-Sa’di

Ayat ini adalah penyempurna perkataan orang-orang yang mendalam ilmunya, yaitu mengandung kepercayaan terhadap kebangkitan, pembalasan dan keyakinan yang sempurna, dan bahwasanya Allah pasti menunaikan janjiNya. Dan itu semua mengharuskan adanya amal dan persiapan untuk menghadapi hari tersebut, karena beriman kepada Hari Kebangkitan adalah asas dari kebaikan hati, dasar dari keinginan kepada kebaikan dan kekhawatiran dari kejahatan, di mana kedua hal itu adalah pondasi dari segala kebajikan.

< SebelumnyaSuratBerikutnya >
Ali Imran ayat 8Ali ImranAli Imran ayat 10