Home Press Release 360 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Yayasan Amaliah Astra

360 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Yayasan Amaliah Astra

0
Lomba Tahfidz Nasional Yayasan Amaliah Astra

Sebagai bentuk apresiasi bagi anak-anak penghafal Al Quran, Yayasan Amaliah Astra (YAA) kembali menyelenggarakan Acara Lomba Tahfidz Nasional Masjid Astra pada 26-27 Februari 2022 yang dilakukan secara daring.

Memasuki tahun kedua penyelengaraan lomba, tercatat 450 pendaftar. Setelah melalui seleksi, sebanyak 360 peserta jenjang sekolah dasar (SD) dan menengah pertama (SMP) lolos untuk mengikuti lomba tahfidz nasional kategori 5 Juz, yang berasal dari 244 lembaga pendidikan yang tersebar di 22 provinsi.

Jumlah dan sebaran peserta ini mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang tercatat diikuti 281 peserta dari 19 provinsi.

“Yayasan Amaliah Astra senantiasa menjalin hubungan baik dengan komunitas pondok pesantren dan Lembaga-lembaga penghafal Al Quran. Alhamdulillah hari ini bisa bersilaturahmi lagi pada Lomba Tahfidz, semoga semangat anak-anak penghafal Al Quran memberi inspirasi bagi kita semua untuk mengisi masa pandemi dengan aktivitas positif,” tutur Ketua Bidang Administrasi dan Keuangan YAA Agung Kurniawan.

Hadir sebagai dewan juri adalah Ustadz Miftahul Arifin, Lc dari Islamic Center Wadi Mubarok. Pengalamannya sebagai juri tahfidz di tingkat internasional di Arab Saudi diharapkan menambah kualitas lomba.

Setelah melewati babak penyisihan dan final, berikut adalah nama-nama peraih juara lomba tahfidz nasional:

  • Juara satu (1) diraih oleh Karina Azzahra berasal dari Ma’had Tahfidz Al Qur’an Al Fatah Tayan, Kalimantan Barat.
  • Juara dua (2) adalah Unaisa Sabrina berasal dari Ma’had Bina Madani, Jawa Tengah.
  • Juara tiga (3) adalah Maryam Ulyadi berasal dari Markaz Tahfidz Air Dingin, Sumatera Barat.
  • Juara harapan satu (1) adalah Masyael Ghaziya YP berasal dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri Denpasar, Bali.
  • Juara harapan dua (2) adalah M. Rafif Al Farok berasal dari Tahfidz Center Ummu Abu Dzar Al Ghifari, Jawa Barat.
  • Juara harapan tiga (3) adalah Salma Binti Ali berasal dari Homeschooling DAS, Riau.

Penyelenggaraan lomba tahfidz nasional memiliki tujuan yang sejalan dengan seluruh kegiatan YAA, yakni untuk mempererat solidaritas sesama umat Muslim dan meningkatkan pengetahuan agama Islam di Indonesia.

Untuk diketahui, YAA didirikan pada 23 Mei 2001, dengan dilandasi oleh cita-cita Astra, yaitu “Sejahtera Bersama Bangsa”, serta Visi Astra, yaitu “Perusahaan yang Intelligent dan Agile yang berfokus pada karyawan, pelanggan dan masyarakat”.

YAA memiliki empat bidang, yaitu Sosial Religi, Layanan Amal, Pengembangan Usaha dan Administrasi Keuangan. Dalam Bidang Sosial Religi terdapat Masjid Astra dan Astra Gema Islami (AGI). Melalui Masjid Astra, YAA menyelenggarakan aktivitas ibadah, pengajaran keislaman dan beragam lomba dalam Astra Gema Islami (AGI), fungsinya mempererat solidaritas sesama umat Muslim dan meningkatkan pengetahuan agama Islam.

Sedangkan melalui Layanan Amal, YAA juga memfasilitasi pemberian zakat, infaq dan sedekah (ZIS) yang disalurkan untuk beasiswa dan modal wirausaha masyarakat.

Bidang Pengembangan Usaha berperan dalam menjalankan usaha seperti umroh dan aqiqah dan teknisi air conditioner (AC). Adapun Bidang Administrasi Keuangan berperan untuk menjaga proses internal sesuai dengan prinsip tata kelola yayasan yang baik. []

Previous articleKetum Dewan Da’wah Ingatkan Kembali Dua Warisan Mohammad Natsir
Next articleYayasan Perak Tolak Disahkannya RUU TPKS